Dari deretan pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan Seribu ada satu pulau berpenghuni yang dinamakan Pulau Pramuka. Pulau ini juga sekaligus menjadi pusat administrasi dan pemerintahan kawasan kepulauan itu. Bila Anda pergi ke pulau ini Anda bisa menyaksikan letaknya adalah berada di tengah-tengah gugusan pulau. Luasnya hanya sekitar 9 hektar dengan jumlah penduduknya mencapai sekitar 1000-an jiwa.

 

Mengenal sejarah Pulau Pramuka

Pulau yang dulunya bernama Pulau Elang atau Lang ini dapat dikatakan cukup penting kedudukannya di Kepulauan Seribu dan saat ini semakin berkembang sebagai obyek wisata. Fasilitas umum yang terdapat di pulau itu adalah sekolah mulai dari paud hingga SMA, pusat kesehatan, kantor polisi, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan dermaga. Sementara fasilitas yang berkaitan dengan sector pariwisata juga sudah banyak bermunculan dengan dikelola secara mandiri oleh penduduk seperti penginapan, toko-toko, tempat makan, dan sebagainya.

Kembali pada penamaan pulau ini, konon dahulu karena banyak ditemukan satwa elang bondol di tempat ini. Sayangnya lambat laun hewan yang menjadi lambang DKI Jakarta ini kian langka seiring dengan semakin meluasnya kawasan yang dijadikan hunian manusia. Kemudian nama Pramuka disematkan pada masa orde baru karena banyaknya aktivitas kepramukaan yang digelar di tempat ini.

Pada sekitar tahun 1950 hingga 1970, saat Bumi Perkemahan Cibubur belum dibangun, pelatihan kepramukaan kerap diadakandi pulau ini. Itulah alasannya Pulau Elang berganti nama menjadi Pulau Pramuka. Etnis penduduk di pulau cukup beragam, yaitu Betawi sebagai mayoritasnya, Madura, Bugis, dan Banten. Sebagian besar penduduk memeluk agama Islam, sementara keyakinan minoritas adalah Katolik.

Obyek wisata di Pulau Pramuka

Tak kalah dengan pulau wisata lainnya di Kepulauan Seribu, pulau wisata Pramuka juga menyuguhkan berbagai destinasi wisata cantik bagi pengunjung. Berikut daftarnya untuk Anda:

Penangkaran hiu

Siapa yang tak tertarik melihat dari dekat satwa liar yang mempesona ini. Atraksi wisata lain yang tak kalah seru dan menguji nyali Anda adalah berenang bersama ikan-ikan hiu jinak yang masih kecil dan berfoto bersama mereka. Tipsnya untuk Anda adalah ikuti petunjuk pemandu Anda demi keamanan pribadi karena bagaimana pun juga ikan ini tergolong hewan buas yang bisa saja menjadi ganas.

Penangkaran Penyu Sisik

Untuk menjaga keberadaan hewan asli Indonesia yang mulai langka ini, didirikan penangkaran Penyu Sisik di pulau wisata Pramuka. Telur-telur penyu yang baru dilahirkan dari induknya dibawa ke penangkaran agar terhindar dari predator atau pencurian manusia. Setelah menetas anak-anak penyu yang disebut tukik itu dilepaskan kembali ke laut.

Diving center

Di Pulau Pramuka ada sebuah pusat aktivitas selam yang disebut Dive Center Elang Ekowisata. Tempat ini bisa menjadi rekomendasi bagi Anda yang ingin belajar menyelam untuk menjelajahi bawah laut pulau yang menyimpan spot-spot diving dan snorkeling yang indah seperti Karang Congkak dan Poso Wreck. Beraneka jenis terumbu karang berwarna-warni dapat Anda lihat di sini, tapi tetaplah waspada agar tidak sampai merusak terumbu tersebut.

Dermaga pulau

Yang bisa Anda lakukan di tempat ini adalah memancing untuk mendapatkan ikan-ikan laut segar untuk kemudian dipanggang dan disantap bersama rekan-rekan. Pilihan lainnya adalah menyewa perahu nelayan seharga 450 ribu untuk menuju ke spot memancing yang berada di tengah laut.

Water sport

Aktivitas lain yang juga cukup diminati pengunjung di Pulau Pramuka adalah watersport, terutama banana boat. Banana boat adalah perahu karet berbentuk pisang yang ditunggangi oleh 4 atau 5 orang dan ditarik berkecepatan tinggi.